serendipity

– istilah langka –

Awal 2006, saat baru merintis sebuah kedai kopi, seorang teman bertanya arti serendipity. Baru ingat, kalau lupa. Entah kapan pertama kali bersua dengan kata ini. Sudah lama sekali.

Menjelaskan serendipity (sebuah istilah Inggris) dengan pendekatan sinonim sama muskilnya dengan menterjemahkan istilah ‘karma’ (Sanskerta), ‘feng shui’ (China), ‘ngabuburit’ (Sunda), ‘karaoke’ (Jepang), ‘chutzpah’ (Ibrani), ‘Zugzwang’ (Jerman), atau ‘merkéngkong’ (Jawa). Dan yang menjadi sebabnya adalah: semua istilah itu mewakili suatu pengertian yang padanannya sulit ditemukan dalam bahasa lain (catatan: semua kata tersebut, kecuali ngabuburitmerkéngkong, sudah diakui sebagai kosakata Inggris—tapi baiklah kita tidak usah bahas soal itu).

Tapi untuk mudahnya, serendipity adalah [sebuah] ‘penemuan kebetulan‘. ‘Penemuan’ di sini maksudnya adalah sesuatu yang cukup punya arti (dalam pengertian yang positif), bukan yang terlalu remeh-temeh. Jadi jika di jalan kita menemukan sejumlah uang receh lalu kita gunakan untuk tambah-tambah belanja, itu tidak termasuk serendipity. Tetapi jika kita pergi ke suatu kota untuk studi lalu berkenalan dengan orang yang kemudian menjadi jodoh kita misalnya, bolehlah itu dianggap serendipity.

apple_chalkboard (wpclipart)Hidup memang penuh dengan ‘kebetulan’ (one thing leads to another). Bahkan penemuan pun kabarnya banyak yang merupakan serendipity dari stainless steel, oven microwave, minoxidil (obat kebotakan), penisilin, Viagra, penemuan-penemuan arkeologis hingga penemuan yang benar-benar merubah wajah dunia seperti bubuk mesiu, DNA, ‘Eureka!’-nya Archimedes dan Newton yang tak sengaja melihat apel jatuh dari pohon (konon keberadaan Newton di kebun itu sendiri pun juga kebetulan karena kampusnya ditutup gara-gara sedang ada wabah)

Tapi serendipity tidaklah harus sesuatu yang dahsyat (atau ‘wah’) dan langsung mempengaruhi hidup orang banyak seperti itu. Keseharian kita sendiri pun juga penuh dengan serendipity (dengan skalanya masing-masing). Misalnya pengalaman pribadi yang berikut ini.

Saat main ke sebuah blog tempo hari, ada sebuah posting yang cukup menggerakkan untuk dikomentari. Tunggu punya tunggu, komen tak kunjung di-ACC (istilahnya, masih ‘dimoderasi’). Kuatir mulai muncul: jangan-jangan komen yang maksudnya sebagai ‘dorongan’ itu malah jadi nambah ‘beban’. Waduh! Sayang kalau blog yang orisinalitasnya sangat terasa itu jadi mandeg. Tapi ternyata kekuatiran itu tidak beralasan. Setelah seminggu, akhirnya komen di-ACC juga, dan langsung berjawab. Dan responsnya enak pula. Lega.🙂

Begitulah. Maksud hati cuma hendak menyemangati sesama blogger, akhirnya malah jadi semangat sendiri, ditambah dapat beberapa inspirasi pula. Di antaranya posting ini.

*****

(Untuk pengertian dasar dan hikayat Persia yang jadi asal-usul kata serendipity, lihat EGP)
———————————
Referensi: wikipedia
Pustaka: “Accidental Genius: The World’s Greatest By-Chance Discoveries” (Richard Gaughan, New Burlington Books, 2010)
Gambar: wpclipart

—KK—

8 thoughts on “serendipity

  1. Duh, saya yang berbicara bahasa Inggris tiap hari kejeblog nih. Rupanya memang saya tak pernah memperhatikan kata ini atau terlalu malas cek kamus. Rupanya salah kaprah dengan kata serene – serenity …mixed up ‘menyama-artikan’. Eh, kata ini harus disambung atau tidak ya?
    Terima kasih dengan tulisan yang menarik ini. Nanti kapan-kapan saya baca kisahnya 3 putri dari Serendip

    Dengan sangat senang hati. Setahu saya, ‘sama arti’ + (me-kan) = ‘menyamaartikan’ (mirip dengan ‘mengambinghitamkan’, ‘membumihanguskan’ dll).

    Sedikit background ttg link dongengnya (EGP). Itu tulisan kedua di blog pertama saya (nostalgia kedai kopi). Cerita dalam cerita, diselingi sesekali gojèk rak mutu dengan dialek khas Semarangan. Semoga tidak bingung.🙂

    • Terima kasih. Sudah dibaca kisah si 3 princes…. bukan 3 princesses. Lha aku iki piye tho…. belajar lagi bahasa Inggrisnya🙂

      Terima kasih juga tidak alergi dengan gaya noraknya he..he..

      Update: Blog Kiyanti2008 yang serendipitous🙂 masuk album ya. Halamannya bisa lihat di sini.🍸

  2. In general, serendipity is the act of finding something valuable or delightful when you are not looking for it. Intinya nemu sesuatu yang berharga tapi tidak sengaja ya?

    Kurang-lebih begitu. Cuma berbeda dengan ‘luck’ (mis rekening bank yang sudah lama dimiliki tiba-tiba menang undian), serendipity biasanya dikaitkan dengan ‘sedang mencari sesuatu yang lain’ (yang berharga juga, tentunya). Mirip tiga pangeran (EGP) yang dipaksa sang Ayah untuk mencari diri mereka sendiri itu.

  3. I found something really interesting when I was not looking for it. Thanks for it. Translations seems to be fine.

    Aha, I guess that’s just about it!🍸 You’re much welcome. And thanks for coming by.
    (PS: Yep, the translation does turn out fine, sometimes🙂 )

  4. Really nice to meet you
    Sherazade 🌹🍀

    Same here, Sherazade. By the way, your name really reminds me of that ‘Arabian Nights’ story teller..🙂 Cheers!

  5. Thank you for the like on my post. I’m so sorry I’m unable to translate your post, but reading from the comments I get a feel of it. It’s definitely serendipitous to meet you!🙂

    You’re welcome, Marie (and thanks for the language thing). By the way, really, if that’s what you think, then I’m feeling lucky already.🙂 Cheers!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s