vital – fatal

Kadang orang masih rancu dengan arti atau perbedaan antara vital dan fatal. Ini dia:

vital – penting [bagi kehidupan]
fatal – berakibat maut

Misalnya,

Air vital bagi kehidupan.
Kecelakaan itu berakibat fatal.

Jelas, tanpa air, kehidupan (kalau memang ada) tidak akan bisa berlangsung lama. Sedangkan kecelakaan fatal artinya kecelakaan yang merenggut korban jiwa (mengakibatkan kematian).

Yang berikut ini mungkin agak membingungkan,

Kedatangan aparat vital bagi acara kita.
Kedatangan aparat fatal bagi acara kita.

Keduanya boleh saja. Yang pertama jika aparat (polisi dll) tidak ada, acara mungkin bisa terus berlangsung tetapi riskan sekali (misalnya konser musik di lapangan terbuka). Sedangkan yang kedua kehadiran aparat justru akan membuat acaranya bubar (misalnya jika acara tersebut mengandung aspek yang melanggar hukum).

Kedua contoh terakhir menunjukkan bahwa tepat tidaknya penggunaan kata (dalam contoh ini: ‘vital/fatal’) sangatlah tergantung pada konteksnya.

*****

(Lihat juga: ‘konteks‘)
————————

—KK—

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s