akrostik

Meski bukan singkatan, sosok atau arti akrostik (acrostic) masih bersesuaian dengan akronim (lihat artikel sebelumnya). Karena secara visual mudah sekali dikenali, kita langsung saja,

Nyanyian dan syair limpah sudah serukan puja
Untuk sebuah surga yang konon jelma di dunia
Satwa dan flora bersanding keragaman budaya
Air dan tanah nan kaya tiada bertara
Negeri elok manikam khatulistiwa
Toh mungkin kuncinya kembali juga soal pekerti
Anugerah luar biasa itu bagaimana mau disikapi
Rukun mensyukuri alam yang masih jua memberi
Atau sekadar bunyi tapi hati tak kunjung peduli

Perhatikan huruf pertamanya dari atas ke bawah. Terbaca, kan? Itulah akrostik—lazim berupa puisi, tapi bisa juga  prosa liris atau apapun sejadinya saja seperti contoh di atas.

‘Pesan akrostiknya’ bisa berupa kata, frasa atau kalimat—dan untuk memastikan bahwa pesan itu terbaca, bisa digunakan font khusus untuk tiap inisial (cetak tebal, pada ‘Nusantara’).

Topik bisa tentang apa saja. Dan karena berupa puisi (atau apapun yang bisa dipersamakan dengan itu), tidak ada keharusan memakai huruf kapital pada awal baris (alias suka-suka).

Jarak dan indentasi juga bebas. Jadi untuk membesarkan hati orang dekat yang sedang sakit misalnya, kita boleh saja menghadiahi ybs sebuah akrostik dengan format 4-5-6 seperti ini,

K . . . . . . . . . . . . . . . . .
a . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
m . . . . . . . . . . . . . . . . . .
i . . . . . . . . . . . . . . . . . .

S . . . . . . . . . . . . . . . . .
e . . . . . . . . . . . . . . . . . .
m . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
u . . . . . . . . . . . . . . . . . .
a . . . . . . . . . . . . . . . . .

K . . . . . . . . . . . . . . . . .
a . . . . . . . . . . . . . . . . . .
n . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
g . . . . . . . . . . . . . . . . . .
e . . . . . . . . . . . . . . . . . .
n . . . . . . . . . . . . . . . . .

Walau bukan merupakan pakem, secara umum sebaiknya ada sinkronisasi yang konsisten (kesatuan yang utuh) antara ‘spirit teks’ (karakter puisi) dan ‘pesannya’ (inisial yang tersusun).

*****

————————

NB:
Kalau tak salah kata acrostic belum diserap ke dalam bahasa kita, jadi istilah ‘akrostik’ di sini adalah sekadar sebagai usulan pengindonesiaannya saja.

—KK—

9 thoughts on “akrostik

  1. Good, pingin latihan bikin akrostik. Harus memperkaya diksi dl ya.

    Benar Ziza, untuk tulisan mini (puisi), diksi (bukan cuma vocab) menentukan sekali (kalau meleset akan langsung terasa). Contoh lain artikel ‘berbahasa satu’ (reply u/ Yoga Akbar Sholihin). Yang bhs Inggris, lihat About page (reply u/ mariewilliams53) atau juga di sini. (Masih sangat ‘barbarian’, dan mungkin saya akan terus begitu).

    Untuk contoh yang lebih berkelas dan ‘out of the box’, bisa main ke tempat Cahayadejavu (artikel ‘deus ex machina’, komenter pertama). Dia punya paling tidak dua blog isinya puisi semua.

  2. Bagus untuk belajar menulis sajak. Akrostik Nusantara pembawa pesan yang teramat penting untuk kelestarian bumi kita ini🙂

    Terima kasih Bu Lois. Baru asal ketemu ‘a’ dan ‘i’ saja he..he.. Tapi memang suka tidak habis pikir—sudah jelas terlahir kaya (alamnya), eh kok malah milih susah alamnya dibuat merana (ada yang sudah rusak untuk sekian generasi berikutnya).

  3. Suka menikmati akrostik ini Mas Kuka, tapi untuk membuat duh sulitnya memeras ide tulisan yang bernas sekaligus puitis.
    Idem dengan Mbak Lois, betapa eloknya Nusantara terekam padat dalam puisi tersebut, bikin hati meleleh bangga haru.
    Salam

    Wah senang sekali ada yang suka. Saya juga kalau soal syair-an begini suka macet kok Bu Prih. Bisanya kalau sedang tiba-tiba datang sendiri alias mendadak kumat, yang sayangnya belum bisa dijadwal.🙂
    Salam.

  4. Kok bisa nge-pas gitu ya? Keren! Dulu suka bikin juga dari abjad nama sendiri, atau nama pujaan hati.🙂 Salam kenal yaa..

    Halo Mutia. Berarti sudah pengalaman berakrostik ria kalau begitu.
    Oya, Mutia udah pernah ke sini kok (‘kambing Monty’).🙂

  5. Baru kalo model begini disebut akrostik. Belum pernah bikin sih, tapi pernah baca beberapa. Menurutku susah bikinnya (karena ga biasa hehe), karena kan antar baris harus saling nyambung ya isinya. Nice share ^_^

    Terima kasih Vhoy. Mungkin bisa coba asal syair pendek dulu, lalu kalau sudah agak terbiasa tinggal soal ‘ngepas-ngepasin”.

    PS: maaf lambat reply, libur ngeblog agak panjang kemarin🙂

  6. anehnya malah demen banget dipake lawakan,,, akrostik nama seseorang misalnya,

    Mungkin wujud kreativitas ya? Cuma namanya juga orang nglawak, kadang kena kadang tidak, ato malah nyebelin:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s