Inggris

( + curhat bola )

Ada satu kebiasaan masa kecil yang kadang masih terbawa hingga kini (‘old habits die hard’, kata orang sana) yaitu setiap kali membaca tulisan ‘Made in England‘ (pada gembok, obeng atau bagian bawah mobil-mobilan), yang ala refleks kemudian terbayang adalah gambar ini:

unionjack

Kalau dalam olahraga bulutangkis ini bisa diibaratkan ‘salah kamar‘ (servis masuk yang wajib dinyatakan keluar karena keliru lokasi mendarat). Benar itu bendera Inggris, dan benar pula ‘Made in England’ itu artinya ‘buatan Inggris’. Salahnya cuma satu: itu bukan bendera England.

Apa boleh buat, istilah ‘Inggris‘ memang cukup bermasalah.

*****

Bicara Inggris berarti bicara tentang sekumpulan nama/sebutan dengan pengertian yang acap tumpang-tindih. Agar fokus, kita akan membatasi diri dengan pembedaan sederhana berikut:

United Kingdom (UK)
Great Britain (GB/GBR)
Britain

= England + Wales + Scotland + Northern Ireland
= England + Wales + Scotland
= England + Wales

map_uk(20)Nama ‘UK-GBR-Britain-England’ memang membingungkan. Dan padanan [Indonesia] kita seperti menegaskan hal itu:

England
Wales
Scotland
Northern Ireland
United Kingdom
Great Britain
Britain
Inggris
→ Wales
→ Skotlandia
→ Irlandia Utara
Inggris
Inggris (Britania Raya)
Inggris

Artinya dari tujuh nama, kita lazim menggunakan padanan yang sama untuk empat di antaranya(!) ‘Kebiasaan’ ini jelas punya konsekuensi logis seperti kita lalu jadi mudah rancu antara England dengan UK (karena bagi kita toh dua-duanya sama-sama ‘Inggris’). Padahal jelas—lain UK, lain England.

*****

Terlepas dari faktor bahasa, ‘sosok Inggris’ memang amat rumit—sedemikian rupa sehingga bahkan orang Inggris sendiri pun kadang terkesan rancu jika sudah menyoal urusan identitas:

Mereka gemar sekali bolak-balik ganti ID antara ‘UK’ dan ‘GBR’

[Contoh] Konsisten dengan ‘UK’ pada setiap sidang PBB namun bagai tak bisa ditawar dengan ‘GBR’-nya pada setiap ajang olimpiade. Suatu tabiat unik yang sudah berkali ‘digugat’—karena seperti tidak mengakui keikutsertaan/peran tim Irlandia Utara dalam kontingen Inggris (lihat beda UK-GBR pada bagian sebelumnya). Dan hasilnya? Habit nyentrik ini terbukti ‘die hard’..

Lho katanya curhat, mana?! Die hard mulu nggak kelar-kelar..

[Oh iya]

Dari semua ‘anomali’ Inggris, kasus dalam sepakbola mungkin adalah yang paling fenomenal. Misalnya tiga perkara ‘ajaib’ yang sudah umum membuat orang salah-salah kamar berikut ini:

1) GBR pernah beberapa kali memenangkan medali emas sepakbola pada olimpiade,
2) tetapi adalah England yang berhasil menjuarai Piala Dunia (World Cup) tahun 1966,
meski tentu saja, yang paling sakti tetaplah..
3) UK—satu-satunya kedaulatan di muka bumi yang memiliki empat tim nasional(!)

Hebatnya lagi, walau tidak bersatu-padu, peringkat FIFA keempat timnas ‘pecahan Inggris’ ini pun bagus pula (data per 5 Mei 2016: peringkat / bendera / negara-tim / angka prestasi).

10 Inggris – England 1069
24 Inggris – Wales 839
26 Inggris – Northern Ireland 825
40 Inggris – Scotland 687

Paling tidak, jauh lebih baik daripada empat yang terus dirundung konflik ini, misalnya.

104 Irak 333
110 Suriah 316
130 Palestina 271
147 Afghanistan 211

Atau apalagi empat yang dikenal indah-indah ini..

160 Maladewa (350 ribu jiwa) 165
180 Nepal (60% belum punya akses listrik) 77
183 Fiji (900 ribu jiwa) 68
185 Indonesia (250 juta ‘penggembira’) 65

Soal ‘gila bola‘, rasanya kita tak kurang ‘gila’. Soal populasi, Indonesia terang punya stok lebih (DKI Jakarta = Wales + Skotlandia + Irlandia Utara). Jadi kurangnya mungkin lebih kepada soal ‘organisasi‘. Mungkin soalnya ada pada tabiat kita sendiri—cinta, tetapi cuma mau enaknya..

♫ Terus semangat, Timnas-ku
Terus main yang baik, jangan nakal
Ayo!
Teguhlah jaga satu harap itu
Biar tak peduli nomor urutmu
Pekikku tetap ‘I love you!’

*****

————————

Catatan:

Nama lengkap UK adalah ‘The United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland’, dan bendera UK (yang di awal itu) biasa disebut ‘Union Jack’ (formal: ‘Union Flag’).

Sekali lagi, kerancuan soal ‘UK-GBR-Britain-England’ bukan melulu monopoli orang Indonesia, dan batasan yang ada di atas harap lebih disikapi sekadar sebagai pembeda yang mudah saja.

PBB = Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations)
FIFA = ‘Federasi Asosiasi-sepakbola Internasional’ (singkatan Prancis).

Referensi:
Wiki (UK / GBR / Britain / England / ‘gugatan‘ / listrik Nepal)
FIFA (peringkat)

Gambar:
Mapsoft (peta)

—KK—

44 thoughts on “Inggris

  1. Baru ngeh saya beda sebutan di atas. Biasanya pengertian saya UK ya England.
    Thanks, info yang mencerahkan.

    Trims, Alris. Iya lumayan ribet memang. Orang Amerika (yang bahasanya notabene sama) saja sering bingung mana England mana UK.

  2. Saya termasuk dalam kelompok pemikiran orang Indonesia kebanyakan, dipikir sama semua, tetapi sempat mikir jg knp kadang2 menyebutnya beda2, ternyata jawabannya baru ada diulasan ini.

    Agak lucu kasus Inggris ini—soal nama, ‘England’ lebih ngetop daripada ‘UK’, tapi soal bendera, siapa yang tidak tahu ‘bendera Inggris’? (Yang desain ruwetnya itu entah gimana justru membuatnya jadi mudah sekali dikenali, bahkan oleh bocah). Mungkin faktor ‘nama vs bendera’ ini punya peran mbuat orang suka salah kamar.

  3. Sepakbola Indonesia sebetulnya bisa mengungguli 3 negara eropa sekaligus (Itali + Inggris+Spanyol). Cuma sayang, masih banyak kekurangan.
    “Btw” artikel tentang Inggrisnya bagus. Trims !

    Sama-sama KP. Haha.. Lha itu, itu masalahnya—sebenarnya .. [cuma] akan tetapi ..:mrgreen:

  4. INI BLOGNYA KEREN ABIS!! B-)

    Saya dong parah, mau itu wales, Ireland, Skotlandia bilangnya pasti British! *parah kan?*
    Tapi entah kenapa abis baca postingan ini aku merasa pinter. haha

    Izin follow blognya ya cak “Manners maketh man…” *logat british*😀

    Wuehehe.. Rani biza aja (agak bindeng, sambil mencet hidung yang kembang). Soal ‘orang(nationality) sengaja saya hindari, takut artikel jadi terlalu ruwet. Tapi karena Rani udah sebut, biar jadi tambahan di sini saja sekalian ya.

    English – orang England
    Welsh – orang Wales
    Scottish – orang Scotland
    British – orang GBR

    Cuma, lha ini: Orang Wales/Scotland lebih senang menyebut diri mereka sebagai ‘Welsh/Scottish’ (tidak begitu girang dengan sebutan ‘British’, dan bahkan bisa sebal jika dikatai ‘English’). Tetapi di lain pihak, orang England sendiri banyak yang tidak terlalu suka dengan julukan ‘English’, dan lebih suka menyebut diri mereka ‘British’ (ini terutama yang kulit berwarna atau yang Inggrisnya kebilang tidak totok).

    Kasus Northern Ireland lebih rumit (faktor sejarah, politik, agama dll ikut bicara). Tetapi intinya, banyak dari mereka yang BT jika disebut ‘British’ (ada yang lebih sreg dengan ‘Irish’, ‘Northern Irish’ atau dll yang di atas itu).

    Meski begitu, ‘dunia‘ (maksudnya kita yang bukan ‘orang Inggris’) biasa menyebut mereka semua dengan ‘British’, ‘Briton’ atau bahkan ‘English’—tidak peduli dari Inggris sebelah mana mereka berasal.

    There cometh thy answer.🙂

    • Wogh udah dibales toh, kaga ada notifnya sih

      Eiya irish sebel banget kalo dibilang british padahal gabung terakhir dg UK, kenapa ya? apa karena pengen pisah negaranya? tapi entar kalo pisah benderanya jadi ga keren lagi dong, jadi ga ada silang merahnya *halah malah pusing bendera*😐

      Tadinya yang gabung seluruh Ireland, kini tinggal yang secuil itu aja. Karena itu untuk beberapa hal tertentu (termasuk nationality) di Northern Ireland jadi lebih kompleks dibanding wilayah UK lainnya.

      Comment/reply blog ini memang saya tweak sehingga counter cuma nghitung comments dari visitor dan gravatar kutukamus tidak nongol di ‘temen ngobrol’ (sidebar). Tapi salah satu dampaknya, tidak ada notif tiap kali saya beri reply. (ribet ya? hehe..)

      Oya, ID/nama Rani eror (ke dot com), kayaknya perlu dicek.🍸

    • Ga ribet kok, jadinya kan aku kudu sering2 mampir di blog sini. hehe

      Iya makasih udah dikasih tau, sekarang nama aku bisa diklik. keren ya? haha

      Ah iya, rhanz the king nya sudah bisa diklik, keren hehe.. Untuk reply bisa juga cek dari menu dashboard (“Comments I’ve Made”).

      PS: Maaf kena pending (lihat reply untuk Ecky yg ke-2)

  5. Waaah very informative dan logis.
    Selama ini saya bedainnya England itu London, Scotlandia Edinburgh, Great Britain Queen sedangkan United Kingdom Prime Minister. Wales Naga dan Ireland peri Leprechaun :p
    Mungkin GBR karena ‘Great’ kesannya lebih megah jadi bisa bawa pamor saat olimpiade kali ya, sedangkan United secara politik kesannya unifikasi kece banget

    Visit for a visit, tapi kayaknya aku bakal sering nge stalk blog ini deh heheheh *thumbs Up*

    Terima kasih Tane. Lho, mau sering-sering stalking? Wah, sangat dipersilakan sekali hehehe.. Tapi memang aneh sungguh tanah tumpah darah Harry Potter ini. Waktu mulai coba-coba belajar Inggris dulu (3-SMP, sendiri, di rumah), sebenarnya ya trus jadi tahu soal Wales-Welsh, Scotland-Scottish dst itu. Tapi entah gimana, tiap kali ketemu ‘Made in England’, tetap aja yang paling sering seperti otomatis nongol di kepala adalah ‘bendera Inggris’ yang itu. Entah saya kena dikerjai ulah iseng siapa—Voldemort atau Mbah Dumbledore..

    Trims juga info Leprechaun-nya. Kirain semua yang gaib-gaib seputar Inggris itu pasti dari Scotland, jebulnya ada juga to ‘hantu’ Irlandia yang go international.🍸

  6. Yeah, they don’t make it easy. I guess it all comes down to history.

    Indeed. And since everyone is so crazy about Poirot and Holmes and Double-Oh-Seven and anything Voldemort, for England/UK/GBR/Britain Indonesia use the same exact word: ‘Inggris’. So you see, just like the rest of the world, we Indonesians sure know how to stay confused in peace.😀

    • I was grateful while I was there that so many people could so easily and willingly communicate with me. Even the school kids had enough of a grasp of English and the patience to put up with me. I never once felt as much a fish out of water as I had on some of my other trips.

      Very very happy to hear that. All the more so, it’s my place of birth.
      Yep, I was born in heaven.🙂

  7. Terima kasih mas KK pencerahannya, selama ini nyampur di benak saya ya England, British maupun UK.
    Kalau dengar England, bayangan saya badminton era R. Hartono. Salam

    Sama-sama Bu Prih. Ah, iya—sang juara All England 8x dengan 7x di antaranya berturut-turut yang kecilnya pernah cidera serius itu. Jadi ingat, kalau Rudy Hartono, Tati Sumirah dll main, saya (yang masih bocah) rame-rame ndeprok di lantai bareng mas-mas mahasiswa (yang rata-rata Tionghoa) ngerubungi TV hitam-putih 12-inch. Gaduh, diam, menahan nafas, lalu teriak-teriak lagi sambil gebuk-gebuk lantai..
    Badminton masa itu benar-benar mengobarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

  8. Disinyalir Inggris terlalu angkuh karena tidak mau berbagi identitas dalam olahraga seserius sepakbola. :))

    Memang istimewa sungguh, negeri nenek moyang JK Rowling ini. Lama sebelum FIFA lahir, mereka sudah punya [banyak] asosiasi sepakbola dan kompetisi rutin—alias sudah established.

    Jadilah meski untuk ‘sisa dunia’ FIFA yang atur semuanya, khusus untuk ‘Inggris’ FIFA yang ‘nurut ortu‘ memakai apa yang sudah ‘telanjur’ ada (England, Wales, Scotland, Ireland dan lalu + Northern Ireland)—konon, sekalian untuk studi. Singkatnya, yang ngajari si bayi FIFA bisa jalan adalah Pak Inggris. Bisa dikatakan seperti itu.

    Oya kalau Ecky suka ‘Liga Inggris’, banyak tim yang ada sekarang juga punya umur lebih tua daripada FIFA (mis bisa lihat di sini).

    “Hidup Liverpool!!” (lah, panjang-panjang ternyata ujungnya nggak nyambung):mrgreen:

    • Saya lebih suka Lega Calcio sih, tapi Liga Premier saya akui lebih modern dan menghibur. Dengan memanfaatkan era baru televisi (hingga dikatakan, Sky lah yang menemukan sepakbola di tahun 1990an), hingga petro dolar dari para investor, The FA merevolusi sepakbola menjadi industri milyaran dolar.

      Amala. Forza Internazionale🙂

      Untuk Serie-A saya lebih mudah ganti favorit daripada Liga Inggris. Suka sekali dengan Inter zaman trio Jerman dulu (sekitar th 1990 kalau tak salah). Sekarang lagi Juve. Cuma yang udah-udah, tim yang sedang saya sukai itu—baik liga atau negara, entah kenapa jarang berhasil sampai juara!😀

      PS: Maaf kena pending. Karena nama ID beda dgn yang biasa (tanpa Agassi), satpam (akismet) ngiranya baru pertama kali komen.

  9. Baru tahu juga kalau benderanya Inggris itu adalah St. George’s Cross.
    Tentang sepak bola (soccer), tim nasional Australia dikenal dengan nama Soceroos, tapi soccer tidak begitu populer di Aussie, yang paling mendarah daging adalah Australian Rules Football (footy), yang memakai bola lonjong.

    Di Inggris/Australia sepertinya istilah ‘football’ memang lebih ke yang bola lonjong itu ya. Dari Aussie juga banyak lahir pemain kelas dunia, cuma agak payah saya mengingatnya karena memang jarang sekali lihat timnya beraksi. Satu nama yang masih nempel (saya suka sekali pemain ini) adalah Mark Viduka—pernah main di Liga Inggris (Leeds United) dan eks kapten timnas Aussie juga. A born predator.

    • Wah sudah lama saya tidak lagi mengikuti pertandingan sepakbola. Malah lebih tahu pemain jadul karena alm. papa dulu suka sekali sepakbola🙂 Kalau dari Soccerros yang saya ingat adalah Tim Cahill dan Harry Kewell.
      Australian Rules Football itu mirip-mirip Rugby, keduanya banyak main ‘tackles’ dan bolanya lonjong.

      Ah iya, Tim Cahill mulai sedikit ‘rings a bell’, tapi si Kewell itu sekarang jadi ingat, sangat bagus juga dia (teman seangkatan Viduka di Leeds).
      A very good playmaker.🍸

  10. eh kenapa indonesia fiji, nepal masuk kategori indah?

    Begitulah mereka biasa ‘dikenal’-kan🙂

    Update: Maksudnya sekalian untuk ‘kontras’—bahwa kebiasaan pengelolaan yg buruk (oleh orang-orang yg tidak tepat) akan terus membuat Indonesia (yg besar, gila bola dan aman) tertinggal tidak saja dari negara-negara yg penuh gejolak (entah kapan mereka sempat latihan) tapi bahkan juga dari negara-negara kecil yg kebilang ‘tidak bisa bola’ (sering dicukur lawan dengan skor besar).

  11. wah, ketinggalan saya, ini saya baru tau Pak… terimakasih untuk pencerahan dan sudah berbagi. dan oh ya, UK punya 4 timnas, kocak juga jadinya🙂

    Dengan senang hati, Denina. Benar, kocak bin aneh tapi nyata. Saya sih ngarepnya (kapan gitu) England ketemu Wales di final World Cup—ini artinya event Piala Dunia, tetapi dua tim yang berlaga di final berasal dari satu negara yang sama(!) hahaha..!!

    Dan per definisi, di seluruh jagad, cuma Inggris yang bisa melakukan itu.😀

  12. owh jadi bgtu ya mas… baru tau kalo inggris terdapat beberapa negara, kirain ingris ya inggris, wales ya wales… hehe…. makasih bnyak ya mas…

    Halo, sama-sama Miqdad. Unik + lucu memang kasus ini. Mungkin tidak ada negara lain yang lebih sering bikin orang di dunia ‘salah-salah kamar’ daripada Inggris.🙂

  13. Thank you for visiting my blog.
    I try to read blog with Google Tranlate😉

    Anytime, Frans. And yes, I noticed—much appreciated. This post is about how people (the world over) tend to mix up (among other things) ‘England’ with ‘UK’,
    and ‘Englishmen’ with ‘people of the United Kingdom’—of which the latter one, funnily enough, hasn’t really got an English term yet (despite ‘Britons’ and ‘British’).

    And this even happens to the flag (one of the most famous in the whole world) as well—in which, up till now, many people would (quite mistakenly) recognize the ‘Union Jack‘ as the flag of England.🙂

    PS: see also my reply to Alice Audrey above (all replies for non-Indonesian speakers are marked in green here—just like this one). Cheers!

  14. Tapi masih bingung yo kok Cardiff City bisa masuk liga inggris padahal adanya di Wales. Berarti ini harusnya namanya Liga UK gitu ya?

    Soal olahraga, Inggris memang unik. Untuk sepakbola, meski apa yang kita sebut ‘Liga Inggris‘ itu pada kenyataannya cuma liganya England (bukan liga UK—sebab Wales, Scotland dan Northern Ireland punya liga masing-masing), mereka tidak menutup pintu bagi klub UK di luar England. Jadinya ya agak saling silang begitu.

    Agak off-topic, mungkin perlu dicatat bahwa ‘secara tradisional’ Wales merupakan ‘bagian’ dari England—kondisi ini terjadi jauh sebelum pasukan Romawi masuk menjejakkan kaki di England (yang kemudian melahirkan sebutan ‘Britannica’).

    Britannica → Britain (England + Wales)

    Jadi hubungan keduanya memang erat (punya sejarah panjang). Tapi itu baru kisah seputar bola. Di cabang olahraga lain ceritanya lain lagi (karena sejarahnya juga beda). Misalnya untuk rugby, yang sering disebut dengan ‘liga Inggris’ mencakup (a.l.) England, Wales, Scotland dan—nah ini, Ireland (Northern Ireland masuk yang terakhir itu, yang notabene bukan bagian dari kedaulatan UK).

    Rasanya kita sungguh pantas angkat topi untuk orang Inggris—yang meski aturan ‘membership’-nya seperti benang kusut, untuk urusan manajerial organisasi dan penyelenggaraan liga mereka selalu ‘rapi-jali’!🙂

    PS: Ini cuma ‘obrolan kedai kopi’ lho ya, alias saya sering suka ‘asbak’ (asal tebak). Jadi mereka yang suka bola/olahraga dan/atau lama tinggal di sana mungkin bisa memberikan penjelasan yang lebih sahih, ok?🍸

  15. ohh gitu ya, sumpah aku baru tahu. keren ini isi kontennya anyway

    Kira-kira begitu, Lusti. Terima kasih untuk mampir dan komennya.🙂

  16. aku kuliah di sasing, baru tau sekarang loh bedanya wkwk

    Halo, terima kasih Agung. Beres, banyak temennya kok. Jangankan kita (yang bahasanya bukan Inggris), lha wong wartawan/reporter Amrik (yang sejak bayi ‘nangisnya pun sudah Inggris’) aja kadang masih ketuker-tuker..:mrgreen:

  17. Hai salam kenal. Makasih udh mampir ke blog saya.
    Baru tw klo UK bukan cm Inggris doang 😁
    Klo soal bola nyerah ajalah. Cm tw David Beckham ajah 😅

    Sama-sama Vira. Eh btw kalau tau dia berarti ada tau juga dong tentang bola.
    Salam ya buat Mas David.. (halaah)😀

  18. Bener banget ini. Suka heboh sendiri waktu kecil ngeliat bendera Inggris yang putih palang merah (Bener kan yak)
    Tapi tetap yang selalu saya cintai dan pengen banget bisa itu aksen mereka. Kaya kumur-kumur tapi gemesin xD

    Iyak, seperti yang di tabel itu.🙂 Kecuali tinggal lama di negeri orang, bermain aksen asing umumnya bakal sulit kalau tanpa latihan intensif plus adanya pembimbing.

    PS: sering-sering lihat ‘film Inggris’ (bukan Hollywood) mungkin bisa membantu.

  19. It is interesting how England, Great Britain, and England get confused as consisting of the same geographical regions. Understanding the difference between them certainly adds layers to anything “British” or “English.”

    Quite so, BT. There sure are more about the UK than just England or English.
    My gratitude for your stopping by and commenting. I mean it.🍸

  20. Lagi nulis sapus tugas akhir kode negaranya GBR. Gak cuma olimpiade, perpustakaannya Irlandia Utara gak diajak juga.

    Halo Ahsan, trims infonya. Ada banyak kasus memang di mana untuk hal-hal tertentu mereka cenderung pakai UK dan untuk sekian hal lain pakai GBR.

  21. Baru tahu saya tentang ini :
    United Kingdom (UK) = England + Wales + Scotland + Northern Ireland
    Great Britain (GB/GBR) = England + Wales + Scotland
    Britain = England + Wales

    terima kasih sharingnya

    Halo, sama-sama Brizki. Salam taat minum kopi.. (Toraja mantap, euy!).
    PS: barusan komen di “Luar Biasa vs Biasa-biasa’, tapi kayaknya ngilang

  22. I don’t know a thing about football, but the last Euro Cup (or whatever they call it) got Wales to the semi-final round. I had to have huge discussion with my brothers because they thought Wales is a different country than England -as country- (therefore Wales can participate in the Euro Cup). And this puzzles me too.. when it comes to football, it’s not (always) about the country that represents the team, rather the national team (of the country)?

    Terima kasih Arbiyanti. Ada dua ‘hal pokok’ dalam komen yang mungkin baiknya
    kita pisah bahasannya: ‘bola’ dan ‘country’. Ok, soal si kulit bundar dulu.

    FIFA = federasi ‘asosiasi sepakbola’—alias yang jadi anggota federasi itu asosiasi-sepakbolanya, bukan negaranya (misalnya yang anggota FIFA itu PSSI, bukan RI).
    Dan dalam hal ini, UK punya lebih dari satu asosiasi sepakbola.

    Teorinya, kalau Indonesia (dgn luas/populasi sebesar/banyak ini) misalnya punya
    tujuh asosiasi lain selain PSSI, maka bisa saja kedelapan-delapannya masuk FIFA
    (lalu di perempat-final World Cup yang main tim Indonesia semua—please, deh!).

    Tapi prakteknya tentu ya enggak lah. Wajarnya, satu negara ya satu timnas—mis
    USA (sekian states) dan ex Uni Sovyet dulu (sekian republik, terluas sedunia).
    Inggris (empat timnas) adalah suatu kekecualian (tidak bisa dijadikan model).

    Soal ‘country’ rumit. Banyak jenis/kelasnya (dan tak jarang sulit diperbandingkan, bahkan lain negeri/kasus bisa lain pula batasannya). Tapi untuk sederhananya:

    UK = sebuah sovereign state yang terdiri dari beberapa ‘countries‘.

    Wales dll itu statusnya ‘negara konstituen‘ (kita tidak punya istilah pembanding
    untuk ini, tidak ada dalam ketatanegaraan kita) yang berada dalam kedaulatan UK.

    PS: lihat juga reply untuk Rani Asean (#1), Ecky (#1), Frans dan Audia.

    • Hadeuh… gara2 Inggris, jadi panjang ini balasan komen-nya. Hahaha. Thank you, Pak.. buat penjelasannya, terutama tentang yang FIFA dan anggota-nya. Tapi btw, wajar lah ya kalo balasannya panjang, apalagi kalau membahas tentang sepakbola (yang bundar tak berujung)…

      Nggak papa Arbiyanti. Itung-itung biar kesannya komennya bejibun..
      (padahal cuma reply-nya yang rajin dipanjang-panjangin hahaha..!!)

  23. Interesting read about the English. So made in England is not really made in England, hmmm. Never bothered to know the full meaning of UK is The United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland. Old habits do die hard indeed, they better get a grip on themselves. Lol.

    Haha.. you bet! Ain’t easy to let go, those creeps! Really, it’s kinda strange (and fun) how we all tend to mix up England/Britain/GBR/UK—even (at times) our American and Aussie friends (who in fact had already been ‘crying in English’ since the day they’re born, now can you believe that?!)😀. Thanks for stopping by, Mary. Cheers!

  24. The language.. I can’t read.. but sure wish I could..
    I’m sure it’s a good 😊 piece

    Many thanks, Nita. Very nice of you to say that.
    Never mind the language. A pleasure seeing you here.🙂

  25. You are so right: UK is a problematic term… but you explained it all quite well… I hate when people assuem that UK is England, as it is so much more🙂
    Good examples concerning Football… I think it is also evident in Rugby as there are many teams with great level in that sport … and Football is more something english play better…
    Thanks for the interesting reading… sending best wishes.

    Quite an anomalous case indeed, Aquileana. UK (the very name itself) is one of a kind, I guess. All the more so, in sports they are no less unusual, like, what is called by the name of ‘Great Britain national rugby league team’ (AKA ‘The Lions’) is in fact including the Republic of Ireland too. They sure know how to have fun!😀

    Thanks for your coming by and looking around. You’re much welcome anytime.🍸

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s