Piala Dunia (World Cup)

( + bagan pertandingan )

Tidak terasa, sudah perempat-final. Artinya, dengan tiga kemenangan lagi, sebuah tim bakal jadi kampiun Piala Dunia alias World Cupkejuaraan dunia sepakbola empat-tahunan yang digelar oleh FIFA (nama badan sepakbola dunia).

Dengan barusan mengandaskan Uruguay 2-0, Prancis tinggal dua langkah lagi menuju puncak. Lalu, siapa menyusul (Brasil-Belgia, Rusia-Kroasia, Swedia-Inggris)? Kian menegangkan saja(!)

Tetapi ‘balada’ Piala Dunia tentu bukan semata-mata soal menang-kalahnya segelintir tim atau perkara sepakbola. Bahkan, bukan pula sekadar tentang olahraga.

FIFA zone elimination confederation

FIFA – Enam ‘zona’/konfederasi/asosiasi (CAF, AFC, UEFA, CONCACAF, OFC dan CONMEBOL)

Jalan terjal nan panjang

Pada Piala Dunia 2018 kali ini, selain tuan rumah yang otomatis dapat jatah satu tiket, 208 tim harus terlebih dahulu menjalani tahap kualifikasi guna memperebutkan tiga-puluh-satu tiket lainnya (dalam total 868 laga, dengan 2454 gol)—sekadar agar bisa main di Rusia(!)

Dan lolos dari ajang zona sungguh bukan urusan mudah. Jadi, mau ikut Piala Dunia? Siap-siap saja berkorban—biaya, tenaga, waktu, pikiran dan [sangat boleh jadi] juga perasaan..

Semangat universal

Militannya harapan/mimpi tim-tim pupuk bawang untuk suatu saat bisa tampil di Piala Dunia (satu attitude global yang secara spesifik tidak terjadi di kejuaraan/cabang olahraga lain) serta sukarelanya orang awam (yang sehari-hari tak terlalu peduli bola) untuk buka mata di jam-jam yang tidak wajar (terutama untuk partai final) rasanya cukup menunjukkan bahwa Piala Dunia adalah suatu fenomena yang jauh lebih prinsipiel/kompleks daripada kejuaraan olahraga.

Seperti sebuah antusiasme/spirit yang—jika melihat kecenderungannya dari waktu ke waktu, terbukti ndak lapuk dek hujan.

Istilah lucu seenak mau

Jika merujuk ‘azas keadilan’, kejuaraan apa pun yang berskala dunia dan juaranya dapat piala (badminton, tenis dll) mestinya berhak pula disebut ‘piala dunia’, ya kan? Anehnya, jika orang bilang ‘piala dunia’, hampir pasti yang dimaksud adalah ajang gelaran FIFA ini (yang notabene cuma kejuaraan sepakbolabukan kompetisi untuk jadi penguasa dunia, mis). Rancu, kan?

Atau mungkin, memang sebesar itulah arti sepakbola bagi penduduk bumi(?)

*****

Apapun, ‘Piala Dunia’ adalah sebuah hegemoni—paling tidak jika dilihat dari segi terminologi. Meski tak menutup kemungkinan, ini adalah juga indikasi, tentang kuatnya sebuah organisasi..


Sebenarnya topiknya selesai sudah. Tapi hari gini bikin artikel Piala Dunia, rasanya tanggung kalau tidak sekalian barang sedikit singgung tim favorit. Jadi baiklah, ini update terakhirnya:

chart - world cup 2018 Russia quarter-final

Lha kira-kira paling asyik bendera yang mana ik? Hehe..

———————————

CATATAN
Jika Pembaca ada bertanya: “Inggris lolos, kok tidak ada bendera 🇬🇧 yang terkenal itu?”, lihat penjelasannya di sini (termasuk balasan untuk Ecky yang pertama, Audia dan Arbiyanti).

REFERENSI
FIFA (peta dan data statistik)
Openclipart (bendera – desain oleh Firkin)

TOOLS
● Microsoft Office Excel (bagan)
● XnView (olah-ukur citra)

—KK—

Iklan

10 thoughts on “Piala Dunia (World Cup)

  1. Aduh padahal saya jagoin Brasil, eh malah kalah barusan.

    Yaudah dukung Inggris aja di sisa turnamen.

    “Football’s Coming Home, It’s coming home”

    haha

    Haha..!! Momentumnya pas sepertinya—setelah setengah abad merantau, tu Piala pulang kampung! Bakal seru kalau Belgia ketemu Inggris lagi di final (kali ini dua-duanya dengan kekuatan penuh).

    Nanti wajib tonton nih, Swedia-Inggris. Setahu saya, sejak zaman Sven’sational’-Göran Eriksson (yang orang Swedia) jadi pelatih Inggris, tidak peduli siapa lagi jelek atau lagi bagus, laga dua tim ini selalu alot di lapangan. 🙂

  2. Japanese player came back to Japan.
    We Japanese are proud of SAMURAI JApan work!!:D

    I was one of the many people who wished the Japanese team—with their ever-admirable bushido spirit, made it to the quarter-final.
    ‘Samurai Blue’ came home alright, but not without dignity. 👍 🇯🇵 👏

    PS: I especially like Keisuke Honda. Being 32, he sure still has his magic! 🙂

  3. El mundial de fútbol es un espectáculo de masas, hasta el que no es aficionado al fútbol termina siendo empujado a opinar, a animar a su equipo.
    Sería deseable que otros asuntos más importantes, movilizaran la misma cantidad de gente, como la lucha contra la violencia, contra el hambre, el buscar soluciones a los refugiados…
    Un abrazo.

    Definitely, Estrella. World Cup is not just about sports (let alone soccer), but way beyond that. While I believe having fun (or drama) is one of our basic needs, I hope more and more people become concerned with those issues you mentioned.

    A hug. 🙂

  4. mondiale mediocre, le varie stelle neymar, messi, ronalodo hanno mostrato tutta lal oro pochezza

    mediocre world, the various stars neymar, messi, ronalodo have shown all the gold inadequacy

    The FIFA World Cup (as well as many other competitions in this format, actually) often reminds me of that tagline of the film ‘Highlander’: “There can be only one“. Perhaps, that’s one of the many reasons this ‘Cup’ always feels so full of ‘drives’ and ‘forces’. 🙂

  5. My husband and I watched all the games on TV. I could believe it was cover on Sunday…

    A fun thing to watch indeed, Amy. Sport, drama, surprise.. just about everything is there. Even Mom asked a thing or two at times (and she’s 92 🙂). I’m glad I didn’t miss the final. 🍸

  6. Anche noi in famiglia abbiamo seguito le partite. Stranamente abbiamo tifato per le squadre meno conosciute. Il Giappone è stato grande! E la Croazia c’ha fatto sognare!! Onore allo sport vero giocato col cuore!!!
    🙂

    P.S.

    Scrivo usando il traduttore, spero traduca in maniera giusta. Se così non fosse mi scuso . Non so scrivere in inglese! Buona giornata a tutti da Vitty.

    Ah yes, some of the ‘long-shots’ (least favorite teams) were very impressive. I like Japan and Iceland, to name two. And what Croatia has achieved sure is quite remarkable. “Long live World Cup!” 🍸

    PS: The translation must have worked well, for you surely had grasped the spirit of the article alright. Don’t worry about the language thing. Please keep your voice in Italian, and I’ll do the rest. Thank you, Vitty. Much appreciated. 🙂

  7. Я совершенно не болельщик футбола. Тем более не понимаю, почему Кубок мира – это сразу футбол. Вы читали мои публикации, но не оставили комментариев. Спасибо за внимание. Интересно, что вас заинтересовало?

    Hi 1ubit! Thank you very much for coming by (and for leaving your mark here).
    I mean it. Yes, the very term ‘World Cup’ is a bit strange, isn’t it? 🙂

    As for your writings, sorry, I didn’t comment there because I believed too many things were ‘lost in translation’, that is, too much substance escaped me (I use Google Translate, and always translate any foreign language into English).

    But still, I really like (in one way or another) a number of key-points of what you’re saying there. Like the ones here, for instance:

    “Передать ребенку ощущение счастья...
    . . .
    Можно ли передать ребенку ощущение счастья? То, которое испытываешь сам. То, которое находится внутри тебя всегда. . .
    . . .
    Я задумалась: а можно ли передать ощущение счастья своим детям? Как научить ребенка принимать себя и окружающий мир таким, какой он есть. . .

    Which, somehow, has reminded me of some lyric in particular:

    lagu jadul mantap

    George Benson – “The Greatest Love of All”

    Happy parenting and teaching! 🍸

  8. France 🇫🇷 did an excellent job… it was strange to see that Germany, Argentina and Brazil were off so early 🤪 wishing you all the best… 😘

    France really did. 🍸 As for the Cup’s giants, yes, it surprised me as well (even Italy failed at the qualification). Seemed that it’s just not for the big guys this time. Yet, player-wise, I think Messi is still the very best. 🇦🇷

    By the way, speaking of ‘strangeness’ (in football), I recall this [fun] vid:

    20 gol aneh bin ajaibBest wishes to you too, Aquileana (and please tell Resa that even though I know nothing about gowns, or fashion for that matter, it was quite such a treat to see that grandeur of her work). 🙂 Cheers!

  9. Semangat universal….yah bola bundar untuk rebutan 2 tim yang mampu menyedot perhatian dunia. Setiap penonton terhisap pada laju si bola bundar, menangis dan tertawa bareng tim yang dipujanya. Aura natural yang terbentuk.
    Semoga ikut bergulir juga di semangat Asian Games ya Mas KuKa
    Salam

    Masa Piala Dunia jadi penikmat, semoga di Asian Games kita jadi penikmat yang sekaligus pelaku yang bertanggung jawab, menjaga ‘semangat universal’ dan gigih memelihara ‘semangat nasional’ ya Bu.
    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.