teks (subtitles/captions)

( senam literasi #1/3, + download YouTube )

Dalam dunia perfilman, teks (Inggris: subtitles/captions) adalah istilah untuk tulisan di layar yang secara umum berfungsi sebagai ‘jembatan bahasa’. Contohnya bisa kita lihat pada video [yang rasanya layak jadi mata pelajaran wajib bagi para calon stand-up comedian] berikut ini:

belajar stand-up dari george carlin

George Carlin – berkelas, dan gokil abis mengangkat ‘isu-isu tabu’

Eufemisme. . . (lanjutannya)

teknologi antariksa

( 6☀️blog #2/3 )

Acap berkonotasi dengan hal-hal yang wah/super-canggih/ultra-modern/hanya dikuasai oleh negara-negara maju dsb, teknologi antariksa (space technology) kadang—secara agak lucu, justru memunculkan sikap yang ‘anti-kemajuan’.

[ Mau ‘Sedikit-melek’ Aja Nggak Boleh ]
A: “Gilak! Emang hebat-hebat ya mereka itu..”
B: “Keren, sih. Gue pingin baca-baca soal antariksa ah!”
A: “Lagu lu kayak orang pinter. Udah, pokoknya itu bukan buat kita!”

Benar atau salah konotasinya, mental ‘inferior-fatalis’ ala si-A sungguh tidak perlu diamini.

Semua suka cerita. . .(lanjutannya)

Bulan

( 6☀️blog #1/3 )

Juli, enam ratus bulan yang lalu (1969), untuk kali pertama orang bikin tapak sepatu di Bulan. Ikut merasa asyik dengan pencapaian itu, tulisan [tiga bagian] ini mulai dari si ‘benda langit‘.

Sekadar catatan senang-senang. Di ulang tahun keenam...

ulang tahun wordpress

The one and only. . .(lanjutannya)

Istana Merdeka – Istana Negara

– nama bangunan bersejarah –

Lebaran kemarin, sekitar jam makan malam, sebuah stasiun TV swasta menyiarkan:

Sebelum bertolak ke Solo, Presiden Jokowi menyempatkan diri menemui masyarakat yang telah menunggu sedari pagi di Lapangan Monas—yang terletak di depan Istana Negara.

Hehe.. Istana Kepresidenan yang di Jakarta ini memang lucu.

Dari Sabang sampai Merauke. . . (lanjutannya)

problem pinggir jalan

puzzle / seni jalanan –

Pertama kali jumpa problem pinggir jalan adalah pada paruh kedua tahun 80’an, saat tengah bermalam di sebuah kota kecil—di remang emper daerah pecinan yang banyak tokonya sudah mulai pada tutup, dalam pendaran cahaya lampu tempel yang ditaruh begitu saja di dasaran, secara tak sengaja mendapati ada orang menggelar dagangan yang lain daripada yang lain...

Yaitu sebuah teka-teki(!)

Hayo, kira-kira apa hayo..?!

lemari makan

( + kilas )

Lemari makan adalah almari yang khusus dibuat untuk menaruh atau menyimpan makanan. Beda dengan lemari pakaian, lemari makan lazim berkaki (body tidak menapak lantai dan kaki bisa diberi sesuatu untuk menangkal semut), sedikit lebih pendek, serta tanpa sekat vertikal.

Ngomong-ngomong, ingat lemari makan jadi ingat Imlek...

Kakek. . .(lanjutannya)

generasi

( + semangat pascatujuhbelasan #2/2 )

Suka dengan video ibu dan anak ini,

anak cucu proklamator bapak koperasi

Halida & Gustika Hatta – dari akal-akalan politik hingga koperasi

Keduanya adalah anak dan cucu Bung Hatta—salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia. Beda umur/angkatan, beda bahasa (cara penyampaian), [acap] beda sudut atau cara pandang, tetapi jelas punya kesamaan nilai-nilai (values).

Saling menghargai dan menyayangi, pun bisa berkomunikasi—meski beda generasi.

. . . (lanjutannya)

lustrum

( + semangat pascatujuhbelasan #1/2 )

Beda nasib dengan ‘dekade’ (dasawarsa), ‘abad’ atau ‘milenium’ (yang bahkan punya ‘milenial’ untuk kata sifatnya), lustrum (arti: pancawarsa) adalah istilah yang jarang sekali diujar orang (kecuali mungkin di perguruan tinggi, sesekali).

Toh, meski bukan kosakata populer, lustrum mewakili satu rentang waktu yang acap dianggap pas untuk mengevaluasi sesuatu (dari ‘balita’, periode jabatan strategis hingga jargon sospol tempo doeloe seperti [RE]PELITA—banyak hal menggunakan ‘lima tahun’ sebagai patokan).

Maka agak kaget juga ketika bulan lalu dapat notifikasi WordPress yang ini:

lima tahun Kamus Istilah - Yang Pernah Mbuat Aku Bingung

Baru usia kanak-kanak. . . (lanjutannya)

Piala Dunia (World Cup)

( + bagan pertandingan )

Tidak terasa, sudah perempat-final. Artinya, dengan tiga kemenangan lagi, sebuah tim bakal jadi kampiun Piala Dunia alias World Cupkejuaraan dunia sepakbola empat-tahunan yang digelar oleh FIFA (nama badan sepakbola dunia).

Dengan barusan mengandaskan Uruguay 2-0, Prancis tinggal dua langkah lagi menuju puncak. Lalu, siapa menyusul (Brasil-Belgia, Rusia-Kroasia, Swedia-Inggris)? Kian menegangkan saja(!)

Tetapi ‘balada’ Piala Dunia tentu bukan semata-mata soal menang-kalahnya segelintir tim atau perkara sepakbola. Bahkan, bukan pula sekadar tentang olahraga.

FIFA zone elimination confederation

FIFA – Enam ‘zona’/konfederasi/asosiasi (CAF, AFC, UEFA, CONCACAF, OFC dan CONMEBOL)

Jalan terjal. . . (lanjutannya)

register

( + film hobi/Perancis )

film Perancis

Kaya bercerita dengan register

Tous les Matins du Monde” (All the Mornings of the World, kalau judul Inggrisnya) adalah karya sinema yang menuai banyak pujian. Dan dalam banyak aspek (acting, casting, lighting, musik dll), drama-romantis garapan Alain Corneau yang rilis pada era laser disk (1991) ini rasanya memang pantas diacungi jempol.

Dari semua itu, yang secara personal terasa paling berkesan (hingga kini, setelah sekian lama) dari film berbahasa Perancis yang relatif irit dialog ini adalah dalam hal register.

*****

Dalam sosio-linguistik, register adalah variasi bahasa yang terjadi karena [adanya perbedaan] situasi.

Baru kenal atau sudah akrab. . . (lanjutannya)

toponimi

! – istilah onomastika

Bus berhenti di depan sebuah warung. Ada yang naik/turun, sepertinya. Seorang bocah yang duduk di sisi jendela membuka mata. Setengah sadar, ia membaca tulisan di papan warung:

WARUNG GUDEG MERAK MATI

Oh, jadi gudegnya pakai daging merak. Kira-kira enak mana ya sama daging ayam? Eh, tapi..
Kenapa mesti bilang ‘mati’ sih? Kan nggak mungkin juga burungnya dimakan hidup-hidup??

Bus mulai bergerak lagi, dan bocah kelas satu atau dua SD (yang masih bingung) itu kembali tertidur, sama sekali tidak ngeh kalau ‘Merakmati’ adalah sebuah toponimi—nama tempat.

. . .(kenang-kenangan)

mnemonik

– teknik/seni mengingat –

Menjewer kuping sendiri, menepuk lutut keras-keras.. Lagu TK (Taman Kanak-kanak) ini selalu kami nyanyikan berdiri sembari memegang delapan bagian tubuh (mengikuti aksi Bu Guru).

♫ Kepala.. pundak lutut-kaki-lutut-kaki (2x)
Daun telinga, mata hidung dan pipi
KEPALA.. pundak lutut-kaki-lutut-kaki!
(nada/power/semangat naik)

Dan begitu selesai seisi kelas pasti langsung terkekeh-kekeh. Bu Guru memang hebat, ada saja cara Beliau mengajak kami bersenang-senang—tidak merasa sedang belajar. Padahal, coba: gerak badan, melatih artikulasi (+ pernapasan), rasa kebersamaan.. semua dapat(!) Ya, kan?

. . .(lanjutannya)