easy listening

( + nostalgia lagu jadul #1/2 )

Easy listening ialah istilah umum untuk lagu yang ‘tidak rumit’ (tidak menuntut si pendengar harus ngerti musik, misalnya). Alunan yang tidak bikin pusing (meski belum tentu juga suka).

Karena acuan utamanya adalah tentang lantunan yang terasa ‘santai di telinga’, easy listening praktis bisa berirama apa saja (jazz/keroncong/klasik dll—alias tidak harus berkarakter pop).

Tetapi, tentu saja, sesuatu yang ‘mudah di kuping’ tidak otomatis berarti ‘gampang di tangan’. Contohnya komposisi apik ala classic rock 70-an yang disajikan dengan amat resik berikut ini,

lagu jadul easy listening tahun baru 2918

Fleetwood Mac – “Never Going Back Again” (Rumours, 1977)

yang rasanya cocok sebagai sebuah easy listening tutup tahun yang tidak hiruk-pikuk.

Selamat Tahun Baru 2018

Satu Perihelion kembali kita nikmati ⭐️

Mari jadikan [putaran berikutnya] lebih baik!

☕️ 🍵

—————————————

—KK—

Iklan

tahun baru

( + kilas )

Tak jarang, pada acara ‘pelepasan 31 Desember / penyambutan 1 Januari’,

.. tiga .. dua .. satu ..
Happy New Year !!

Agak lucu ini—ngitungnya Indonesia, teriak selamatnya Inggris. Tapi ya nggak papa juga sih, yang penting semua gembira (bagus, kan?). Saking semangatnya, bahkan banyak yang keluar rumah sekadar agar bisa beramai-ramai memacetkan diri. Apapun, dari yang dulunya sepi, sekarang tahun baru sudah jadi ‘industri’ (membuat banyak dapur jadi bisa masak nasi).

Tapi apa sebenarnya ‘tahun baru’ itu?

Jam Lama.. (lanjutannya)